HUBUNGAN AKTIVITAS FISIK DENGAN INDEKS MASSA TUBUH (IMT) PADA REMAJA
Keywords:
aktivitas fisik; indeks massa tubuh; remaja; status giziAbstract
Latar Belakang: Remaja merupakan kelompok usia yang rentan mengalami masalah gizi, baik gizi kurang maupun gizi lebih. Perubahan gaya hidup, khususnya rendahnya aktivitas fisik, berkontribusi terhadap peningkatan kejadian overweight dan obesitas pada remaja. Aktivitas fisik berperan penting dalam menjaga keseimbangan energi dan status gizi yang optimal.
Tujuan: Mengetahui hubungan aktivitas fisik dengan Indeks Massa Tubuh (IMT) pada remaja.
Metode: Penelitian ini menggunakan desain korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 150 remaja usia 15–18 tahun yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Aktivitas fisik diukur menggunakan kuesioner International Physical Activity Questionnaire (IPAQ), sedangkan IMT dihitung berdasarkan pengukuran berat badan dan tinggi badan. Analisis data menggunakan uji Spearman Rank.
Hasil: Sebagian besar responden memiliki tingkat aktivitas fisik sedang (48,0%) dan IMT kategori normal (56,7%). Hasil analisis menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara aktivitas fisik dengan IMT pada remaja (p = 0,001; r = -0,45).
Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara aktivitas fisik dengan IMT pada remaja. Aktivitas fisik yang lebih tinggi berhubungan dengan IMT yang lebih rendah dan status gizi yang lebih baik.
Kata kunci: aktivitas fisik; indeks massa tubuh; remaja; status gizi




