PENGARUH TEKNIK RELAKSASI NAFAS DALAM TERHADAP PENURUNAN SKALA NYERI PADA PASIEN YANG DILAKUKAN TINDAKAN PEMASANGAN INFUS DI RUANGAN BOUGENVILE DI RUMAH SAKIT MARINIR CILANDAK
Keywords:
Deep Breathing, Pain Scale, Intravenous InsertionAbstract
Penelitian ini mengkaji pengaruh teknik relaksasi nafas dalam sebagai metode nonfarmakologi untuk mengurangi nyeri pada pasien yang menjalani pemasangan infus. Tinjauan teoritis menunjukkan bahwa teknik relaksasi nafas dalam merupakan metode yang efektif untuk mengurangi nyeri, menciptakan ketenangan, dan memberikan rasa nyaman bagi pasien. Kelebihan metode ini terletak pada kemudahannya untuk dilakukan secara mandiri tanpa memerlukan media atau bantuan khusus. Metodologi penelitian menggunakan desain eksperimental dengan kelompok intervensi dan kontrol, melibatkan 60 responden yang terdiri dari jumlah yang seimbang antara laki-laki dan perempuan. Mayoritas responden berada dalam rentang usia 19-28 tahun. Pengukuran skala nyeri menggunakan skala numerik. Hasil penelitian menunjukkan perbedaan yang signifikan antara kelompok intervensi dan kontrol. Pada kelompok kontrol, sebagian besar pasien mengalami nyeri pada skala 4 (40%), sementara pada kelompok intervensi yang diajarkan teknik relaksasi nafas dalam, mayoritas pasien mengalami nyeri pada skala 2 (50%). Analisis statistik menggunakan uji t-test menghasilkan nilai signifikansi 0,002 (p < 0,05), yang mengindikasikan adanya pengaruh signifikan dari teknik relaksasi nafas dalam terhadap penurunan rasa nyeri.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Siti Alyaturrohmah, Veronik Papo Bage (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.




