PENGARUH TERAPI MUSIK KLASIK MOZART DALAM MENGURANGI TINGKAT KECEMASAN PADA PASIEN RAWAT INAP DI RUMAH SAKIT MARINIR CILANDAK
Keywords:
Mozart, Kecemasan, Non-farmakologisAbstract
Penelitian ini mengkaji efektivitas terapi musik klasik Mozart dalam mengurangi kecemasan pada pasien rawat inap di Rumah Sakit Marinir Cilandak. Sampel penelitian terdiri dari 69 responden dengan rentang usia 18-65 tahun, didominasi kelompok usia 48-57 tahun (31,9%), dan memiliki keseimbangan gender yang baik. Sebelum intervensi, 46,4% pasien mengalami kecemasan ringan dan 53,6% kecemasan sedang. Metodologi penelitian menggunakan desain pre-post test untuk mengukur tingkat kecemasan sebelum dan sesudah pemberian terapi musik Mozart. Hasil penelitian menunjukkan perubahan signifikan setelah intervensi, dengan 46,4% pasien tidak lagi menunjukkan gejala kecemasan dan 53,6% mengalami penurunan ke tingkat kecemasan ringan. Analisis statistik menggunakan uji paired samples t-test mengonfirmasi signifikansi perbedaan antara skor pretest dan posttest (t=48,436, p<0,05). Pembahasan mengaitkan temuan dengan penelitian terkini tentang efek neurobiologis musik Mozart terhadap regulasi emosi dan aktivitas otak. Kesimpulannya, terapi musik klasik Mozart terbukti efektif dalam mengurangi kecemasan pasien rawat inap, dengan implikasi potensial untuk peningkatan kualitas perawatan kesehatan.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Syabila Rizkyani, Dame Lestaria (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.




