KELAYAKAN IMPLEMENTASI CHATBOT AI UNTUK EDUKASI KEHAMILAN DAN INFORMASI LAYANAN BERDASARKAN PATIENT EXPERIENCE IBU HAMIL DI RSIA ANANDA
Keywords:
Edukasi kehamilan, patient experience, chatbot AI, Technology Acceptance Model, Importance–Performance Analysis.Abstract
Latar Belakang :Pelayanan kesehatan ibu menuntut kualitas klinis yang baik, tetapi juga
pengalaman pasien yang positif, khususnya terkait kejelasan informasi dan edukasi kehamilan. Ibu hamil memiliki kebutuhan informasi yang tinggi dan berulang mengenai alur pelayanan dan kesehatan kehamilan. Chatbot berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) berpotensi menjadi media pendukung layanan informasi non-klinis, namun sebelum diimplementasikan diperlukan kajian kelayakan dari perspektif pengguna. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelayakan implementasi chatbot AI untuk edukasi kehamilan dan informasi layanan melalui integrasi Technology Acceptance Model (TAM) dan Importance–Performance Analysis (IPA) pada patient experience ibu hamil di RSIA Ananda Makassar. Metode :Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei cross-sectional dengan 100 responden ibu hamil. Analisis data menggunakan regresi linier berganda untuk menguji pengaruh perceived usefulness dan perceived ease of use terhadap behavioral intention, serta pemetaan IPA untuk menentukan prioritas atribut layanan. Hasil : Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi kegunaan dan kemudahan penggunaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap niat menggunakan chatbot AI dengan nilai koefisien determinasi (R2 = 0,66). Berdasarkan analisis IPA mengidentifikasi beberapa atribut layanan informasi yang memiliki tingkat kepentingan tinggi namun kinerja relatif masih kurang. Kesimpulan : Disimpulkan bahwa chatbot AI layak dipertimbangkan sebagai media pendukung edukasi kehamilan dan informasi alur layanan dengan fokus implementasi pada kebutuhan prioritas pasien.

